Sabtu, 20 Desember 2025

Mouse-ku, Moodbooster-ku



Siapa yang sangka di tahun 2025 ada sebuah inovasi dari ASUS, sebuah mouse dengan kompartemen wewangian internal dengan botol isi ulang untuk minyak aromaterapi dan pewangi. Aku sih ga nyangka, kalau kamu?

ASUS Fragrance Mouse MD101

Aku bukan tipe yang gampang tergoda gimmick gadget, tapi kalau ada sesuatu yang bikin rutinitas kerja jadi lebih berasa personal, aku penasaran banget. Akhirnya aku coba mouse ini karena… well, TETIKUS DENGAN TEMPAT PARFUM?! Siapa yang nggak kepo.

Mouse ini punya desain soft dan estetik banget —  Iridescent White atau Rose Clay, pilihan warnanya cakep banget buat desktop setup yang minimalis atau cozy. Bentuknya ergonomis, kliknya senyap pas banget buat kerja di ruang bersama tanpa gangguan 'klik klik'. Dan yang paling unik… dia punya kompartemen isi ulang untuk parfum atau minyak esensial di bagian bawah mouse. Kamu bisa isi sendiri aroma favoritmu dan mulai bekerja seperti seorang dewi.

Serasi di-pairing dengan Vivobook S14, atau ASUS AiO V400 (V440) + ASUS Marshmallow Keyboard KW100 untuk desk setup. 

Jumat, 19 Desember 2025

Berhasil dan Bertumbuh, Bersama Laptop AI dari ASUS




Beberapa hari lalu aku berkesempatan menghadiri event Blogger Gathering Asus Makassar 2025 yang diadakan di hari Kamis, 11 Desember 2025 di Hotel The Rinra. Bertajuk “Together We Win, Together We Grow”, ASUS memperkenalkan produk terbarunya di Indonesia, termasuk di Sulawesi Selatan.

Hari sangat cerah, kami tiba pukul 4 sore di Hotel Rinra. Di entrance booth aku menemui banyak produk terbaru ASUS di display. Berbagai laptop, desktop, aksesoris, claw machine, dan tentu saja photobooth.


Kebutuhan Teknologi Digital Keluarga

Ini pertama kalinya aku ikut ASUS gathering, jadi aku begitu excited. Tapi ternyata tidak cuma aku, suamiku pun bersemangat menemani aku ke event. Kupikir sekalian saja riset laptop yang cocok untuk kita berdua, karena saat ini kami tidak memiliki laptop pribadi. Untuk sehari-hari aku memakai PC all-in-one upgrade SSD untuk pekerjaan grafis maupun mengetik, dan tablet untuk menggambar atau streaming tapi penyimpanan terbatas. Sementara suami hybrid memakai laptop kantor yang restricted dan mini PC + monitor untuk project lain. Meski semua device di atas bisa dipakai untuk pekerjaan kami, tapi belum menunjang gaya kerja, mobilitas, dan portabilitas pekerjaan kami —yang hanya bisa diatasi oleh laptop. Jadi ada beberapa hal yang bisa kami pertimbangkan untuk list laptop idaman kami.


Inovasi Laptop AI Paling Lengkap, Mulai dari Entry Level

Minggu, 30 November 2025

Katanya Multitasking Itu Mitos

ibuk multitasking core



Kata Gitasav —dari salah satu videonya yang sudah kutonton berwaktu-waktu yang lalu— kembali terngiang di kepala. Hari ini aku burn out parah dengan aktivitas rumah. Bayangkan, an endless domestic core all day long. Sebuah dosa bagi orang yang berpikir bahwa tinggal di rumah artinya ga ngapa-ngapain. Karena tolak ukurnya uang. Kalau ga menghasilkan uang dianggap ga produktif.

Multitasking itu mitos!

Dulu saat mendengarnya, ah masa ga bisa. Sekali dayung dua-tiga pulau terlampaui. Sekali lempar, dua-tiga mangga jatuh. Malah seharusnya kita push it to the limit, ya, bro. Misalnya dulu aku sempat tuh PDKT sama ayang sambil kerja deadline. Ga bisa bales chat tiap menit? ya telponan dong, “sleep call begadang bareng, yuk!” Hasilnya bikin ayang ngajak nikah saking serunya kejar-kejaran deadline sambil ditemenin. Nggak. Yang serius dikit misalnya. Aku masak sambil kasih sensory play anak, nyuci baju sambil baca buku, ngetik ini sambil ngelonin anak (di rumah sakit #sad).

Jumat, 18 Oktober 2024

Buku Anak: Kerudung Ibuku

Kerudung Ibuku

Penulis: Jenny Molendyk Divleli
Ilustrator: Merve Ozcan
Penerbit: M&C Gramedia Pustaka Utama
Hlm: SC 32 hlm

Buku ini berkisah tentang seorang anak perempuan yang berimajinasi dengan kerudung ibunya. Kerudung Ibu sangat indah seperti kebun bunga, menemaninya bermain rumah-rumahan, dapat menjadi ayunan, memberinya kehangatan seperti pelukan Ibu dan siap menyeka air matanya.

"Kerudung Ibu sangaaat harum.. seperti perpaduan wangi kue, sampo, dan sabun milik ibu."

Jumat, 16 Februari 2024

Buku: Lebih Senyap dari Bisikan



Setelah membaca Menua dengan Gembira, aku pun penasaran dengan buku-buku lain yang ditulis Andina Dwifatma. Jadi aku memutuskan memesan buku "Semusim dan Semusim Lagi" yang lumayan sering aku lihat di postingan orang di Instagram

Tiba-tiba di sabtu malam kemarin aku ke mal bersama Suami dan Rumi. Mereka bermain di playground sementara aku melipir ke Gramedia, dan secara kebetulan bertemu buku Andina Dwifatma yang berjudul "Lebih Senyap dari Bisikan" dengan sisa stok 1 eksemplar. Sebenarnya aku sudah berusaha menahan diri. Aku berharap menyelesaikan buku yang sudah dibeli duluan dan belum dibaca sebelum kembali membeli buku baru. Tapi itulah yang terjadi. Aku pulang membawa Lebih Senyap Dari Bisikan. Sampai di rumah, segel plastik buku kulepas dan mulai bersender membaca cerita rumah tangga Amara dan Baron.


Menjadi istri dan Ibu tidak pernah mudah


Buku Lebih Senyap dari Bisikan adalah novel yang bercerita tentang kehidupan pasangan, yang dimulai dari bangku kuliah. Sebenarnya kisah pacaran mereka hanya secuil, tapi menurutku ini lumayan penting untuk memberikan pembaca gambaran karakter Amara dan Baron dalam hubungan mereka.

Senin, 25 September 2023

Buku: Anatomi Perasaan Ibu



Anatomi Perasaan Ibu
Penulis @sophiamega
149hlm

Sebab pengalaman ketubuhan perempuan tidak hanya berisi kebahagiaan. Seolah kehidupan Ibu yang terlihat "jauh" dari kata kacau balau.


Saya membeli buku ini untuk hadiah ulang tahunku yang pertama kali sebagai seorang Ibu. Setelah membacanya, saya lebih merekomendasikan buku ini dibaca setelah melewati fase newborn. Karena cerita blak-blakan dan jujur sepertinya bisa men-trigger kepanikan dan tekanan saat itu juga. Bukan hanya itu, membaca buku ini setelah melewati fase "kritis" menjadi Ibu, seperti memberi pelukan dan segelas coklat hangat.

Banyak sekali uneg-uneg mba Sophia Mega curahkan di buku Anatomi Perasaan Ibu. Bahwa benar menjadi ibu tidak hanya berisi kebahagiaan, seperti yang dilihat dari postingan para Ibu baru di medsos.

Aslinya rumit. Ada berbagai gejolak emosi, rasa kesepian, takut, khawatir, marah, sampai mau gila!

Di buku ini, Sophia Mega berbagi pengalaman emosi dalam 4 bagian tulisan. Bagian 1, pernikahan. Bagian 2, hamil. Bagian 3, melahirkan. Dan bagian 4, menjadi Ibu. Membaca semua bagian membuat agak merinding saking relate-nya (dikit-dikit "HAHH kok benerr?").

Sabtu, 08 April 2023

Arsip; Kelas Merajut Program CSR Mayora di Desa Sokkolia


7 April kemarin saya berkesempatan memfasilitasi kelas merajut untuk warga Desa Sokkolia. Kelas ini merupakan bagian dari Program CSR Mayora Makassar (PT Nutrindo Boga Rasa).

Saya memutuskan untuk membawa Rumi soalnya ada Ikha yang ikut ke sana (fyi Ikha kerja di Mayora). Selain itu, kelas diadakan di rumah warga yang asri, cuaca —yang agak gerimis, justru menambah kesejukan, hari yang baik untuk membawa Rumi keluar rumah.

Senin, 02 Januari 2023

Hair Care Routine: L’Oreal Elseve Extraordinary Oil


Semenjak melahirkan, kondisi rambutku rapuh, mudah patah dan sangat kering. Beda banget saat hamil, rambut kuat berkilau, kuku berkilau, sampai kulit pun sangat sehat. Sekarang sih di mana-mana rambut gugur, penampilanyang sudah tidak sempat diperhatikan karena mengurus bayidiperparah dengan bad hair day๐Ÿ˜‚


Saya pun memutuskan untuk kembali ke produk hair care routine yang sebelumnya selalu kupilih, salah satunya adalah L'oreal Elseve Extraordinary Oil


L'oreal Elseve Extraordinary Oil adalah oil serum perawatan rambut dengan manfaat menutrisi rambut, memberi hasil akhir rambut yang halus, lembut, dan shiny.

Sejak 2019 saya sudah beberapa kali repurchase serum Elseve Extraordinary Oil ini karena sangat cocok buat saya yang punya frizzy hair dan kering parah. Pada pemakaian pertama, rambutku yang mengembang terasa jadi lebih mudah diatur.

Senin, 05 Desember 2022

5 Desember (10)




 

Boleh dibilang tahun ini begitu lambat dan banyak hal terjadi. Tapi saya juga bisa mengatakan "tidak terasa sudah di penghujung tahun" sekaligus. Seperti disorientasi waktu saja.


Kalau mengingat-ingat peristiwa yang terjadi tahun ini, saya tidak menyangka itu terjadi beberapa bulan yang lalu. Like you know, it feels like it happened in the very past. Saya menemukan diriku bergumul dengan waktu. Di sela-sela semuanya, hal-hal baru yang terjadi memberi pandangan dan persepsi baru, seolah itu rejuvenasi yang melahirkanku kembali.


Ya, saya memang terlahir kembali. Tepatnya bayi laki-laki menawan ini melahirkan sepasang Ibu dan Ayah. Kami.

 

Minggu, 04 Desember 2022

Mencoba Pia Mirah Khas Makassar



Namanya Pia Mirah. Sebenarnya saya udah pernah dengar produk ini dari lama, cuma waktu itu ga pernah kepikiran beli karena saat berusia lebih muda, kudapan ini terlihat cukup eksklusif, serta harganya pricey untuk sebuah kue pia. Diriku di masa lalu yang kental dengan mental mendang mending cocoknya beli pia curah harga seribuan yang biasa dititipin di warung atau konter pulsa. Gambaran golongan orang-orang yang mikir berkali-kali buat beli kinderjoy sampai akhirnya ga jadi beli gitu deh. Sekarang sih, saya udah kerja ya, jadi dah mampu buat beli kudapan apapun even just to satisfy my childhood curiosity.

Kemarin teman saya posting di story WA, Pia Mirah harga 20 ribu. Hmm setelah bertahun-tahun penasaran, saya memutuskan pesan rasa coklat dan keju untuk dicoba.

Kesan pertama, dari packagingnya aja premium. Pas saya coba, wow kulit yang kering crunchy nan lembut menyentuh bibir, kemudian berpadu dengan— ini yang penting, isiannya lunak dan lumer. Really worth the price. Inilah yang dikatakan ada harga ada rupa.

Jumat, 12 Agustus 2022

Pertama-tama Kita Harus Sehat feat. Blackmores Vitamins + Minerals

Dulu sewaktu gadis, aku main, kerja, belajar, berkegiatan di luar rumah dari pagi sampai jam 1 pagi etc, sampai capek.. tapi, setelah tidur beberapa jam, makan masakan mama, atau duduk bengong pun, energi seakan terisi penuh dan kusiap mengulang semuanya lagi. Sibuk adalah teman setiaku.

another level of exhausting

Di bulan ke 4 menjadi ibu dan membersamai bayi laki-laki selama 24/7, akhirnya aku tahu ada level lain dari kelelahan. Sampai aku seringkali flashback momen di mana aku mengeluh capek dan lelah, ingin kubisikkan “suatu hari kamu jadi ibu lho, dan capeknya lebih dari ini”Hehe ga deng. Semua masa adalah perjuangan.



And it’s legit to feel this way. I mean, bangun pagi Ibu gabisa mandi cantik dulu. Ibu harus memandikan bayi, atau menyiapkan mpasinya. Memastikan anak bersih, sehat, nyaman.

Minggu, 31 Juli 2022

Waktu Ibu di Mama Cafe

 

Si ibu satu anak ini tampaknya ada-ada saja keinginannya.  Seperti hari ini, saya tiba-tiba bertanya ke Ayah Rumi, apakah bisa ditinggal berdua dengan Rumi aja. Eh, diiyain lagi. Akhirnya saya pun segera berganti kostum dari daster ke pakaian kasual, dan melipir ke Mama Cafe. Sempat ada jeda waktu sebelum berangkat sejak saya bingung mau nongkrong di mana. Kesempatan langka ini ingin kumanfaatkan sebaikkk mungkin. Yeah, ga selangka itu sih, soalnya Ayah selalu fine ditinggal berdua Rumi, saat saya masak atau sibuk ngapain aja di rumah. Tapi rasanya beda aja kalau keluar dari rumah. Kayak berratttt lama jauh dari Rumi. Maklum sih, dalam sebulan lebih sering 24 jam di rumah terus, kalaupun keluar ya paling 1-2 kali misal ke pasar atau rumah keluarga. Ya, intinya saya senang bisa ngafe. Tapi di sini pun masih mikirin anak xixixixixi

Senin, 20 Juni 2022

Meet Mocca On The Night Like This~




I was at home with my husband and Rumi, until the end of the afternoon, Me and Fitri (my sister-in-law) thought about going to TSM. That night, there was a Telkomsel anniversary event that invited the band Mocca. I didn't plan on going there at first, even though I was excited because this was Mocca's first performance in Makassar since the pandemic. But in the end I decided to attend after my husband assured me he could look after Rumi for the next few hours.

The last time I had the opportunity to watch Mocca was a long time ago, at Urban GiGS in March 2017.

Rabu, 15 Juni 2022

Cuti Melahirkan 6 Bulan?





Minggu ini santer terdengar wacana DPR yang saat ini diketuai Puan Maharani menyepakati RUU Kesejahteraan Ibu dan Anak dibahas lanjut untuk menjadi UU, yang salah satu isinya cuti hamil jadi 6 bulan. FYI, regulasi cuti melahirkan yang berlaku saat ini adalah tiga bulan. Sementara itu, di dalam RUU Ketahanan Keluarga dan RUU Kesejahteraan Ibu dan Anak (KIA), cuti melahirkan ditetapkan selama enam bulan alias bertambah dua kali lipatnya. Kurang lebih begini konsepnya:



“RUU KIA juga mengatur cuti melahirkan paling sedikit enam bulan, serta tidak boleh diberhentikan dari pekerjaan. Selain itu, ibu yang cuti hamil harus tetap memperoleh gaji dari jaminan sosial perusahaan maupun dana tanggung jawab sosial perusahaan," [1]

Sabtu, 19 Maret 2022

Mencicipi Kaledo, Makanan Khas Palu di Makassar





Meski baru 4 hari keluar dari rawat inap, kondisi kesehatan Suami sudah lebih baik, seperti sedia kala katanya. 2 hari pertama dia masih makan bubur tiap kali makan, 2 hari terakhir sudah bisa makan nasi, bahkan semalam Suami sudah makan pallubasa. Nah hari ini nafsu makannya sudah bagus. Dan dia kepengen sekali makan daging LAGI. Saya sebenarnya agak khawatir ya mengijinkan dia makan daging hari ini, karena kemarin dia sudah makan pallubasa 2x, yaitu untuk makan siang dan makan malam.


Saya takut pencernaannya ‘overworked’. Tapi Suami meyakinkan kalau pencernaannya tidak sakit. Bisa dibilang sedikit merajuk, tidak mau makan unless itu daging. Jadilah kami berangkat ke Pallubasa Serigala yang nikmat itu. Begitu sampai di jalan Serigala, kendaraan menumpuk dan kelihatannya tidak ada space untuk parkir. Mana hujan deras lagi. Yasudah kami tidak jadi mampir ke Pallubasa Serigala.



Karena sudah kepalang pengen makan daging, saya coba googling tempat makan lain sebelum Suami tiba-tiba punya ide untuk makan ✨Kaledo✨. Wah itu kan makanan yang terhitung mewwwah (tripel w) dan porsi besar. Hmm dipikir-pikir sudah masuk jam siang, jadi makan Kaledo bisa lah dihitung merapel sarapan dan makan siang (tadi pagi kami cuma sarapan brownies dan air putih). Ditambah lagi alasan saya belum pernah makan Kaledo, makanan khas Palu tersebut. Beberapa menit berpikir, akhirnya kami memutuskan makan Kaledo hari itu. Saya mencari kata kuncinya di google maps, dan menemukan rekomendasi tempat makan namanya restoran Kaledo; Sejak 1950 di Makassar. Lokasinya di jalan Lanto Dg Pasewang.











Kami tiba di depan ruko nuansa hijau. Tempatnya bersih dan tenang. Selama kami di sana, ada 2 pengunjung lain juga yang berpikir untuk makan Kaledo di hari Sabtu yang dingin. Bayangkan, di cuaca hujan dan makan makanan enak. Maka nikmat Tuhanmu yang manakah yang kamu dustakan?

Jumat, 18 Maret 2022

Usia 30; Berjalan Jauh Tumbuh Bersama

Seringkali atau bahkan selalu, saya merasa takjub dengan Suami. Padahal bisa dibilang, semua yang dia lakukan semestinya hanya hal biasa. Memperlakukan orang lain dengan baik, menemani bercerita, mendengarkan dan tidak langsung menghakimi, sampai melakukan pekerjaan domestik pun, itu, kan, hal biasa yang seharusnya kita lakukan dan dapatkan sembari hidup berdampingan dengan orang lain. Namun rasanya beruntung sekali saya bisa menemukannya dari Suami.

Selasa, 08 Maret 2022

Hari Perempuan Sedunia dan Dukungan untuk Korban Kekerasan Seksual


 

10 hari yang lalu, Seruan Perempuan Anging Mammiri dan LBH Makassar merilis Buku Saku Panduan Mendukung Korban Kekerasan Seksual. Kalian bisa mengunduhnya di kalimat judul yang juga tautan barusan.

Kekerasan dapat terjadi kapan saja, di mana saja, dan oleh siapa saja. Termasuk keluarga dan teman kita sendiri. Dalam hal ini, perempuan dan anak menjadi kelompok yang paling rentan. Bukan berarti laki-laki tidak ada yang mengalaminya. Namun, dalam sejarah yang panjang, perempuan sedari lahir ke dunia sudah dibebani status ‘kelas kedua’, dari lingkungan keluarga, keluar ke lingkungan masyarakat.

Karena bisa saja terjadi di lingkungan kita, sehingga kita perlu membekali diri. Ketika kekerasan terjadi, sering kali kita bingung bagaimana cara menghadapinya.

Kamis, 30 Desember 2021

Akhirnya Berangkat ke Palu; Kapan Bisa ke Sini Lagi?

Pantai Tanjung Karang di Donggala


Tulisan saya lanjut di entri berbeda karena sumpah ngos-ngosan banget ngetiknya. Kasih jeda biar ga cape.

Minggu, 26 Desember 2021

Saya dan Suami bangun pagi tapi bukan yang pagi banget gitu, masih ngusel-ngusel di kasur.. dan papa mertua udah siapin sarapan. Guyyss ini hari pertamaku nginap di rumah Suami tapi kek malu-maluin ga sih bangun kesiangan? Sehabis makan dan mandi, kami serumah bersiap-siap untuk keluar. Pertama untuk nyekar di makam almarhumah mama mertua dan almarhum kakak Suami. Lokasinya di Biromaru. Akhirnya saya menginjakkan kaki ke tempat Suami tinggal dan dibesarkan sejak kelas 4 SD, sebelum akhirnya Suami kuliah dan merantau di Makassar sampai kami nikah.

Rabu, 29 Desember 2021

Akhirnya Berangkat ke Palu; Setelah Perjuangan Panjang









Semenjak kami menikah tahun 2020, saya dan suami belum pernah ke rumah suami di Palu. Ada saja halangan atau pertimbangan yang ujung-ujungnya menunda kunjungan kami ke sana.

I even burst into tears not because as a wife I have never been to my husband's house, but when I asked “masa sekalipun saya belum pernah menginjakkan kaki ke rumah suami” my husband's answer was like… “aku kan belum punya rumah yang”, sempat-sempatnya melucu astaga.

Entah berapa kali kami berencana dan gagal, nah finally di bulan ke 17 pernikahan, kami ada kesempatan untuk berkunjung ke kampung suami, Yeyy. sebenarnya penyebab utama rencana-rencana kemarin batal, karena baik saya maupun suami, tidak memiliki banyak waktu bebas dari pekerjaan, bahkan pada tanggal merah. Paling sih kami cuma punya dapat libur panjang saat lebaran dan tahun baru aja. Tak hanya ituuuu, lebih efisien apabila kami pulang pergi Makassar-Palu naik pesawat, dan itu *mahal*. Belum lagi antisipasi covid-19 seperti antigen.



***

Kami berencana ke Palu pada tanggal 24-28 Desember (hanya selama 5 hari), tapi yang di ACC dari kantor cuma 4 hari, yaitu tanggal 25-28 Desember. Yaudah deh kami ambil 4 hari itu aja, uang di rekening juga cuma support segitu hehe.

Sebulan sebelumnya kami sudah memesan tiket via aplikasi tiket dot com. Karena semakin mendekati tanggal, harga tiket berangsur naik.




Hari H - Jumat, 24 Desember 2021



Pagi-pagi betul saya sudah bangun dan membuat sarapan, mengecek lagi barang yang sudah dipacking dari kemarin. Lalu saya dan suami berangkat ke Kimia Farma samping Aliyah Kursus di Jalan Urip Sumoharjo untuk antigen sebagai syarat penerbangan domestik saat ini. Alhamdulillah ga perlu nunggu lama, karena kami datang cepat. Sebetulnya saya mau sekali vaksin ke 2 dulu sebelum berangkat, buat antisipasi aja gitu, tapi beberapa jam lagi kami udah mau berangkat ke bandara.


antigen



Rabu, 17 November 2021

Solusi Mencuci Pakaian Kala Musim Hujan (Review Gentle Gen, Deterjen Cair dari Mayora)






Beberapa minggu yang lalu saya mendapatkan kiriman dari saudari saya, Ikha: 2 botol deterjen cair Gentle Gen. Kebetulan sekali deterjen cairku sudah habis. Untuk mencuci pakaian memang saya lebih memilih deterjen cair ketimbang deterjen bubuk.


Alasan Pertama, karena kulitku sensitif. Pada merek tertentu, tanganku merasa panas saat menyentuh langsung butirannya. Kalaupun tidak memberi efek panas, beberapa waktu setelah mencuci manual dengan tangan, tanganku akan sangat kering dan terkelupas. Tidak nyaman. Masih soal efeknya ke kulit, pakaian yang dicuci dengan deterjen bubuk ketika saya pakai bakalan memancing eksim di tubuh yang tertutupi pakaian. 


Kedua, deterjen bubuk cenderung membuat pakaian kusam dan meninggalkan banyak residu. Pernah suatu hari saya dan ikha memiliki baju hitam yang sama dan dibeli di toko yang sama. Cuma saya beli bajunya duluan 2 bulan daripada ikha. Trus pas kita pakai bersamaan bajunya, Ikha bingung kok baju dia warna hitamnya ga sepekat punya saya ya? Eh dia curiga dong bajunya ketukar hahaha. Jadi saya jelaskan, kalau saya mencuci dengan deterjen cair. Terbukti lebih menjaga warna pakaian dibanding deterjen bubuk.


Ketiga, baunya apek kalau tidak dijemur di bawah sinar matahari langsung. Tapi kalau kelamaan dijemur panas-panasan gitu malah bau matahari. dilematis

***


Saya tau banget Mayora selama ini tuh produsen makanan: Biskuit, Permen, Wafer, Coklat, Kopi, Makanan Sehat. Kalau produk lain saya kurang tau ya, tiba-tiba aja mereka jualan sabun cuci. Bahkan saya belum pernah liat iklannya di TV ataupun di Youtube, tau-tau udah ada di pasaran (wih padahal ga pernah nonton tv haha).